Kategori

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Favorit:

Powered By Blogger
Jumat, 04 Mei 2012

Akhir Doraemon?!

Saat membaca artikel ttng penciptaan Doraemon, saya jadi penasaran, sebenarnya bagaimana akhir dari cerita Doraemon, berhubung sang pencipta Fujiko sudah meninggal pada tahun 90'an, ternyata tante Wiki punya info lengkapnya untuk kita, alternatif dari akhir cerita Doraemon...

Ini dia infonya
Sejak tahun 1980-an, banyak sekali bermunculan cerita dan spekulasi tentang akhir kisah Doraemon.
  • Kisah pertama —dan paling optimistik— dipublikasikan oleh Nobuo Satu beberapa tahun yang lalu. Diceritakan suatu hari, Nobita pulang ke rumah dan merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Tapi tak lama, ia menyadari ada sesuatu yang salah dengan Doraemon; robot kesayangannya itu hanya diam dan tak menjawab keluhannya. Ia pun segera menelepon Dorami, adik Doraemon, dan meminta petunjuk darinya. Dorami kemudian memberi tahu bahwa baterai milik Doraemon habis. Lebih jauh lagi, Dorami menjelaskan bahwa robot kucing versi lama seperti Doraemon seharusnya memiliki cadangan baterai pendukung memori di bagian telinga, tetapi karena Doraemon telah kehilangan telinganya, ia tidak memiliki tenaga cadangan untuk menyimpan memori dan ingatannya. Satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali Doraemon adalah dengan mengganti baterainya, namun itu berarti Doraemon akan kehilangan seluruh ingatan tentang diri dan kawan-kawannya; termasuk tentang Nobita.

Sejarah Asal Mula Doraemon

Secara tidak sengaja ketika browsing saya melihat topik ini di 99sumber.com, terus terang saya salah satu bocah yang besar bersama serial ini, sebagai salah satu penonton setia di hari Minggu, terus terang saya baru tau secara lengkap tentang sejarah penciptaan dari Doraemon...dan tidak ada salahnya saya membagikan ini untuk kita semua...
 

















Doraemon adalah sebuah robot Kucing yang dibuat pada tanggal 3 September 2112 di sebuah pabrik yang tidak jauh dari Tokyo. Produksi massal berbagai macam tipe robot terjadi pada abad ke-22.

Karena sebuah kecelakaan dalam proses produksi, mengakibatkan ketidaksempurnaan Doraemon. Doraemon kurang 1 sekrup dibanding robot kucing lainnya sehingga Doraemon menjadi barang kelas dua.

Walau Doraemon tidak begitu baik dalam study-nya. Robot ini lalu dikirim ke Akademi Robot untuk dilatih sebagai robot rumah tangga.

Dalam setiap ujiannya, Doraemon selalu mendapatkan nilai yang buruk (Perhatikan angka 0 pada kertas ujiannya) Namun pada akhirnya Doraemon bisa lulus juga. 

Akibatnya, Doraemon dilelang dan ditawar oleh sebuah keluarga miskin. Dia harus bekerja sebagai babysitter dan menjadi pengasuh dari keturunan Nobita.

Pada suatu hari, saat Doraemon sedang asik tidur siang, sebuah robot tikus menggigit kedua daun telinganya. (Catatan: Sumber lain mengatakan bahwa robot tikus tersebut merupakan milik Sewashi, cicitnya Nobita). Sejak saat itu Doraemon trauma sehingga jadi takut sama tikus.

Kejadian ini membuat Doraemon sangat sedih dan menangis selama 10 hari.
Doraemon menangis…. dan terus menangis…

Karena terus menangis, air mata Doraemon membuat warna asli Doraemon yang kuning terang menjadi luntur… Air matanya menghapus warna tubuhnya… Sehingga jadi biru seperti yang kita tahu sekarang.


sumber: 99sumber.com
Kamis, 03 Mei 2012

Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Siapa yang nggak tau tentang mereka..? apalagi buat mereka yang dibesarkan di awal abad 21 ini... pasti hafal semua lagunya... saya termasuk mereka yang "dulu" hidup bersama grup band ini...

Sheila on 7...

Lagu Kisah Klasik   
di Album Kisah Klasik Untuk Masa Depan  
mengiringi kelulusan SMU saya, dan menjadi Theme Song kelulusan kami (dimana saat itu lagu ini selalu diputar di kelas, tentu saja dengan tape recorder karna saat itu CD masih menjadi barang yang tidak umum hehehe...) benar-benar masa yang cukup menyenangkan sekaligus mengharukan... untuk mengenang masa-masa itu bagi yang mulai memasuki masa dewasa dan buat adek-adek SMP dan SMU yang akan lulus sekolah, maka tidak ada salahnya saya berbagi liriknya yang cukup menyentuh ini (Untuk lagunya silahkan tanya ke mbah Gugle)...Check This Out!  

Kisah Klasik


Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tiada bertemu lagi

Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karna waktu ini yang akan kita banggakan di hari tua

Reff:
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti…

Ke: Reff
Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian


Antara Bola Golf, Batu Koral, Pasir dan Kopi

 

Seorang professor berdiri di depan
kelas filsafat dan mempunyai
beberapa barang di depan mejanya.

Saat kelas dimulai, tanpa
mengucapkan sepatah kata, dia
mengambil sebuah toples mayones
kosong yang besar dan mulai mengisi
dengan bola-bola golf.

Kemudian dia berkata pada paramuridnya, apakah toples itu sudah
penuh? Mahasiswa menyetujuinya.

Kemudian professor mengambil sekotak batu koral dan menuangkannya ke
dalam toples. Dia mengguncang dengan ringan. Batu-batu koral masuk,
mengisi tempat yang kosong di antara bola-bola golf.

Kemudian dia bertanya pada para muridnya, Apakah toples itu sudah
penuh? Mereka setuju bahwa toples itu sudah penuh.

Selanjutnya profesor mengambil sekotak pasir dan menebarkan ke
dalam toples...

Selasa, 24 April 2012

Gideon Sundback Sang Penemu Ritsleting di Logo Google



Gideon Sundback merupakan insinyur listrik berkebangsaan campuran Amerika Swedia. Gideon Sundback sering dikaitkan dengan prestasinya dalam pengembangan ritsleting (retsleting / zipper).
Hari ini, Selasa 24 April 2012 merupakan ulang tahun Gideon Sundback yang ke 132. Tanpa jasa beliau, mungkin busana yang kita kenakan tidak akan mempunyai ritsleting canggih seperti sekarang ini. Karena itu Google memperingatinya dengan memasang ritsleting pada logo Google.

Bernama lengkap Otto Fredrik Gideon Sundback, beliau lahir di Swedia. Dia adalah anak dari Jonas Otto Magnusson Sundback, seorang petani kaya, sang ibu bernama Kristina Karolina Klasdotter. Setelah menghabiskan masa studinya di Swedia, Sundback pindah ke Jerman, dimana ia belajar di sekolah politeknik di Bingen am Rhein. Pada tahun 1903, Sundback mengambil ujian insinyur nya. Pada tahun 1905, ia pindah ke Amerika Serikat.

Di Amerika, Gideon Sundback mulai bekerja di Westinghouse Electric dan Manufacturing Company di Pittsburgh, Pennsylvania. Setahun kemudian, ia dipekerjakan oleh Universal Fastener Company di Hoboken, New Jersey. Pada tahun 1909, Sundback menikahi Elvira Aronson, putri dari manajer pabrik kelahiran Swedia, selanjutnya Sundback dipromosikan ke posisi kepala desainer di Universal Fastener.
Meskipun bukan pencetus pertama dari ritsleting, Gideon Sundback telah membuat beberapa kemajuan dalam pengembangan ritsleting antara 1906 dan 1914. Dia bertanggung jawab untuk meningkatkan “Judson C-curity Fastener“. Saat itu produk perusahaan masih berdasarkan kait dan kancing. Sundback mengembangkan versi perbaikan dari C-curity, yang disebut “Plako”.
Ia meningkatkan jumlah elemen pengancing dari empat per inci sampai sepuluh atau sebelas. Penemuan-nya memiliki dua baris gigi berhadapan yang ditarik ke dalam satu bagian dengan slider, dan meningkatkan pembuka untuk gigi yang dipandu oleh slider.

Di tahun 1914 Sundback mengembangkan sebuah versi baru dengan kode nama “No Hookless 2“, yang merupakan logam ritsleting modern seperti yang kita kenal sekarang ini. Atas penemuannya ini, beliau dihadiahi paten Amerika Serikat no. 1219881 untuk “Fastener Separable” dikeluarkan pada tahun 1917.
Ritsleting sendiri dipopulerkan pada tahun 1923 oleh BF Goodrich, setelah dipasang pada produk sepatu boot mereka. Dua puluh tahun kemudian, industri fashion mulai menerapkan penggunaan ritsleting, tepatnya di masa Perang Dunia II dimana para tentara mulai menggunakan celana panjang dan baju dengan ritsleting modern.

Sumber

Jumat, 20 April 2012

Sekolah Lapangan

Sekolah itu tidak bernama,
tiada gedung yang terlihat,
namun kemegahannya tiada tara.
beratapkan langit luas, beralaskan bumi,
merupakan bangunan yang tiada tersaingi arsitektur manapun.
disini kurasa betapa besar kasihNya
lewat orang-orang berpeluh penuh sukacita,
lewat anak-anak lusuh yang penuh kegigihan.

Lihat mereka orang-orang hebat itu,
mereka cuma sekumpulan orang biasa,
namun mereka berani berbuat.
begulat dengan peluh dan lelah,
memberi harapan pada lilin-lilin kecil yang mulai redup.
lilin-lilin yang penuh kegigihan untuk tetap menyala,
walaupun sering hampir padam ditiup angin kehidupan.

Terima kasih telah memberi mereka kesempatan,
untuk memperkenalkan kehidupan yang belum pernah kalian rasakan,
untuk mau merasakan sedikit dari apa yang kalian anggap tidak mungkin.
meluangkan sedikit waktu untuk lepas dari kepenatan realita hidup kalian.
Walau kehidupan nanti akan mengkhianati mimpi kalian,
ingatlah akan mereka, bahwa kasih Tuhan tidak pernah meninggalkan kalian.
Rabu, 02 November 2011

Memorize...

Hari ini sy membaca-baca lagi posting-posting lama...terbayang betapa bersemangatnya saya waktu itu...membuat jari-jari ini bergerak-gerak sendiri tanda pengen nulis lagi...(eh ngetik maksudnya) hehehehe.

Hal ini menyadarkan saya betapa penting sebuah penanda akan kehidupan kita, yah semacam (time capsule gitu...cie bahasanya keren!!), sehingga suatu saat dimasa depan saat kita kehilangan harapan maupun terpuruk, maupun dalam keadaan jaya, kenangan-kenangan akan masa-masa indah maupun masa sedih inilah yang akan mengingatkan kita, betapa hidup dan berharganya diri kita, selalu ada cahaya di gelapnya malam dan awan di panasnya siang...

Jadi demikianlah saudara-saudara, walaupun tulisan (sepertinya harus menggunakan ketikan) saya ini mungkin yang akan baca saya sendiri...hehehe, tapi tetap, ini adalah sebuah penanda dalam kehidupan saya...satu lagi kebaikan Internet...
Jumat, 21 Oktober 2011

Selamat

Selamat kepada Corneles Upessy dan Christina (Resubun) yang telah melaksanakan pemberkatan dan resepsi Pernikahan kemarin, tanggal 20 Oktober 2011, Akhirnya setelah sekian lama Tuhan menjawab pergumulan mereka berdua... Makna terdalam dari kisah cinta mereka menurut saya adalah bagaimanapun kita berusaha mencari jodoh tidak akan lari kemana, pengorbanan, kesetiaan dan cinta kasih akan mengalahkan segala rintangan... Berusahalah untuk selalu berbuat baik dengan orang lain tanpa mengharapkan imbalan, percayalah kita tidak akan rugi, selalu ada balasan yang indah tepat pada waktunya...selamat menempuh Hidup baru Untuk mempelai berdua, semoga selalu diberkati oleh Tuhan.
Kamis, 20 Oktober 2011

Thanks Lord...

Puji Tuhan setelah sekian lama punya waktu ngepost lagi...pas nyoba-nyoba cari kata musamus di mbah google, ternyata banyak blog yang sudah menggunakan artikel saya yang berjudul "Musamus"... Kaget juga melihat artikel yang dimulai dengan kata-kata, "Rumah Semut begitu orang menyebutnya, padahal Musamus begitu sebutan penduduk lokal merupakan..." bertebaran di mana-mana...bahkan di blog TN Wasur juga menggunakan artikel ini...senang sekaligus agak gimana gitu, karna sumber artikel tidak diccantumkan...hehehe, ya sudahlah, berarti banyak yang menyukai karyaku, berarti harus mencoba menulis lagi...^^
Kamis, 29 Januari 2009
haloo world

Long time...

wah ternyata sudah lama sekali sejak saya ngisi blog ini... hampir terlupakan...
Sabtu, 03 Mei 2008

Axis Kartu Setan???

Beberapa hari lalu saya dikirimi beberapa sms yang intinya mengatakan agar jangan menggunakan kartu axis karena diduga ada hubungannya dengan gereja setan…indikasinya dari banyaknya angka 6 yang di gunakan dan kata axis yang katanya simbol pengikut gereja setan (SIX A)…nah lo!!! Saya search di google mencari suara harapan, minggu 20 april ‘08 yang diplot sebagai sumber berita…namun media ini tidak memiliki website, dan yang ada cuma post yang mengomentari berita ini..Secara pribadi menurut saya ini merupakan sekedar isu dan merupakan ketakutan yang tidak beralasan yang tidak memiliki dasar fakta yang jelas…sedangkan isu tentang cewek yang meninggal, ditengah malam, dsb..kayaknya cuman dibuat-buat saja..mungkin ini merupakan black campaign, ulah orang-orang usil.. tapi kayaknya enggak perlu diapa-apain axis terancam dipangkas lebar frekuensinya seperti yang di muat di detik.com. Untuk itu sebenarnya kita tidak perlu terlampau membesar-besarkan masalah ini. Lagipula yah walaupun penawaran gratis internet sampai 100mb-nya menarik, tapi yah…saya pribadi sudah nyaman menggunakan nomer saya yang sekarang ini..lagipula entah kapan axis akan masuk ke Yogya…heheh ^ ^, jadi sekali lagi jangan mudah percaya sama isu yang tidak memiliki dasar fakta yang kuat, yah seperti penipuan lewat sms, jadilah pengguna teknologi yang bijak dan cerdas..Sekian.
Sabtu, 19 April 2008

Haha..pertama kali dikasih cake..ada gambar Supes lg...hehee, tangkyu for the cake Janti Club's!!!

Rabu, 16 April 2008

Musamus

Rumah Semut begitu orang menyebutnya, padahal Musamus begitu sebutan penduduk lokal merupakan “istana” yang dibangun oleh koloni rayap. Menggunakan campuran dari rumput kering sebagai bahan utama dan liur sebagai semen untuk merekatkannya, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun istana rayap ini. Keistimewaan dari rumah rayap ini adah rancangan ventilasinya yang berupa lorong-lorong yang membantu melindungi dari air hujan, dan membantu melepas panas ke udara ketika musim panas tiba. Karena berbagai keistimawaan yang dipunyainya, maka tidak heran musamus dijadikan lambang daerah Kabupaten Merauke. Musamus ini hanya dapat ditemukan di beberapa tempat di dunia, dan untuk di Indonesia mungkin hanya ada di Merauke saja. Kita dapat menemukan Musamus di Taman Nasional Wasur dan di beberapa wilayah di Kabupaten Merauke.

Tugu L.B. Moerdani



Tugu L.B. Moerdani, merupakan sebuah tugu peringatan peristiwa penerjunan Tentara Indonesia di bumi Papua untuk merebut Irian Barat (sekarang Papua) dari tangan pemerintah Belanda. Penerjunan ini dilakukan pada tanggal 4 Juni 1962 yang dipimpin oleh Mayor L.B. Moerdani. Tugu yang merupakan persembahan dari masyarakat Merauke untuk menghormati jasa para pejuang pembebasan Irian Barat ini, diresmikan pada tanggal 2 Oktober 1989, dan terletak di distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke.

Pantai Lampu Satu

Salah satu tempat favorit keluarga pada saat hari libur selain Taman Nasional Wasur dalah Pantai Lampu Satu. Pantai ini merupakan salah satu pantai di Kabupaten Merauke. Terletak di bagian selatan kota Merauke sekitar 20 menit dari pusat kota, pantai ini berhadapan langsung dengan samudera Hindia. Seperti pantai pada umumnya, pantai ini didominasi oleh pohon kelapa, sehingga kita dapat menikmati buah kelapa sambil menikmati panorama laut lepas.
Salah satu keunikan dari pantai ini adalah struktur pantainya yang sangat landai, sehingga ketika laut surut, maka air laut bisa mencapai beberapa kilometer dari bibir pantai, hal ini dikarenakan letak Merauke beberapa meter di bawah permukaan laut.
Rabu, 22 Agustus 2007

Hidup!

Hidup bukan khayalan indah
Karena keindahan dapat mendatangkan kehancuran
Namun dalam kehancuran bertunas kehidupan
Keagungan dapat menimbulkan perpecahan
Namun penghianatan melahirkan kesetiaan

Hidup bukan sekedar hitam maupun putih
Bukan sekedar menulisi kertas dengan tinta
Selalu ada percikan keindahan lain
Dibalik keagungan warna-warna sorgawi
jika kita mau melukis bukan sekedar menulis

Hidup adalah anugerah
Hidup adalah penantian
Hidup adalah perjalanan
Hidup adalah pencarian
Hidup adalah cinta.

Dalam Gelap Malam, kita dpt melihat Bintang

Pelajaran Penting ke-1:
Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang profesor memberikan quiz
mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua
kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada
soal yang terakhir. Isi soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita
yang menjadi petugas pembersih sekolah ?

Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat perempuan ini.
Tinggi, berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu
nama depannya...? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan
jawaban soal terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya
pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak..
"Tentu Saja Dihitung !!" kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, kamu
akan ke temu banyak orang. Semuanya penting!.
Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong
senyuman, atau sekilas "hallo"!
Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu
pembersih sekolah adalah "Dorothy".


Pelajaran Penting ke-2 -- Penumpang yang Kehujanan:
Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang
sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama . Ia nampak mencoba
bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya
kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil.
Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat.
Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk
menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis
tahun 1960-an, yaitu pada saat itu. Pemuda ini akhirnya membawa si ibu
negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu
mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu
tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan
terima kasih pada si pemuda.

7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk
seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah
televisi set besar berwarna (1960-an!) khusus dikirim kerumahnya.Terselip
surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah :"Terima kasih nak,
karena membantuku di jalan tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi
bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya.
Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang
sedang sekarat... hingga wafatnya". Tuhan memberkati anda,karena membantu
saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu"

Tertanda Ny.Nat King Cole.
*Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA



Pelajaran penting ke-3, Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang
anda layani. Di zaman es krim khusus (ice cream sundae) masih murah,
seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan
duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih
dihadapannya.
Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?"
katanya. "50 sen..." balas si pelayan.
Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari
koin-koin di kantongnya.. .. "Wah... Kalau ice cream yang biasa saja
berapa?" katanya lagi. Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja
lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata
si pelayan sambil uring-uringan.
Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi
dikantongnya. "Bu... saya pesan yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya.
Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, melet akkan kertas
kwitansi d i atas meja dan terus melengos berjalan..

Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi.

Ketika si pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil
tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya
yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen.
Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena
tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak"
.......


Pelajaran penting ke-4 - Penghalang di Jalan
Pada jaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah
batu besar di tengah-tengah jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi,
untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan.
Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba di tempat, untuk
berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian
memaki-maki sang Raja, karena tidak m embersihkan jalan dari
rintangan.Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan
menyingkirkan batu itu. Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong
banyak sekali sayur mayur.
Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan
mencoba memindahkan batu itu ke pinggir jalan.

Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan
batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya,
ternyata di tempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan
surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau
menyingkirkan batu tersebut dari jalan. Petani ini kemudian belajar, satu
pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam setiap
rintangan, tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup
kita.

Pelajaran penting ke-5 - Memberi, ketika dibutuhkan.
Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah
rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz,
seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang. Kesempatan
sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun,
yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama. Anak ini memiliki
antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu. Dokter kemudian mencoba
menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya
apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya. Saya melihat
si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan
berkata "Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut.... asalkan itu bisa
menyelamatkan kakakku".

Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur,di
samping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi wajah si kecil
mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan
bertanya dalam suara yang bergetar...katanya "Apakah saya akan langsung
mati dokter... ?" Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa,
bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa
kakaknya. Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya... .

Bagilah pengalaman anda yang dapat memberikan hal2 positif bagi siapa saja.
Memberi lebih baik daripada menerima.
Bekerjalah seolah anda tidak memerlukan uang,
Mencintailah seolah anda tidak pernah dikecewakan,
Menari dan menyanyilah seolah tidak ada yang menonton..

DALAM GELAPNYA MALAM, KITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA BINTANG.

Frm:kaskus.us, good_people post.

KAbuR!!

Aku pernah berkata ingin menjadi dirimu
Aku pernah bermimpi menjadi dirimu
Semua karena aku tidak mengenalmu
Karena aku tidak pernah benar-benar mengenalmu

Aku pernah begitu dekat denganmu
Namun tidak pernah bisa jelas memandangmu…
Aku pernah menyentuh kulitmu
Namun tidak pernah bisa memegangmu….

Aku pernah melihatmu menangis
Tanpa pernah tahu kenapa,
Aku pernah melihatmu tertawa
Yang selalu membuatku damai

Aku pernah berkata ingin menjadi dirimu
Aku pernah bermimpi menjadi dirimu
Hingga akhirnya kamu membangunkanku
Dan menyadarkan betapa indahnya diriku
Kamis, 16 Agustus 2007
Hari ini semua berlalu begitu lambat…beberapa janji dengan teman-teman yang terpaksa dibatalkan supaya bisa memenuhi permintaan kakak iparku dan sodaraku untuk ngantar nyari beberapa kebutuhan untuk kuliah perdana mereka…menjadi tukang ojek ternyata ga gampang, solute for u guys and sorry my bro, lain kali kita ketemu lagi ok!! Princess El masih jauh di sana, tadi pagi akhirnya transferan pulsa dari dia tiba…fuh she’s saving my life, she is my savior… thangkyu ya non…ternyata 2 hari tanpa pulsa rasanya sama dengan 2 hari ga mandi, gatel..hahaha, wah mulai rutinitas lagi neh…yaitu meng-sms si onyet lucu..hahaha kayaknya dia agak sedikit jenuh ku sms terus…jd dah mulai jarang balas…dan balasnya kadang2x luama sekali…tapi tetap aja menyenangkan kalo smsnya dibalas…Kapan yah dia balik???!!!
Oh ya, Hari Ini Emmy pendadaran…dan LULUS!!! Congratz yah Sist!!!